Guardrail

Mengenal Ukuran Guardrail

GuardrailGuardrail adalah pagar pengaman jalan yang fungsinya adalah untuk mengingatkan para pengemudi jalan jika ada bahaya seperti jurang di jalanan yang dilaluinya. Selain itu, guardrail juga akan membantu melindungi para pengguna jalan supaya tidak sampai terperosok ke jurang.

Umumnya, guardrail akan dipasang di bagian-bagian jalan yang menikung baik ada jurangnya atau tidak dan akan dipadukan dengan pemasangan rambu jalan seperti chevron.

Guardrail juga akan dipasang di jalan lurus pada sisi jalan yang ada jurang atau yang memiliki perbedaan ketinggian pada badan jalan sehingga akan membahayakan para pengguna jalan.

Selain mengetahui apa itu guardrail dan fungsinya, Anda juga harus tahu berapa ukuran dari guardrail itu sendiri. Untuk ukuran guardrail secara lengkap akan dijabarkan di bawah ini:

1. Beam

Adalah plat besi yang bentuknya memanjang dan bergelombang dimana ujungnya nanti akan disambungkan dengan beam yang bentuknya melengkung atau yang disebut dengan lempengan besi.

Lempengan besi sendiri memiliki ukuran minimal. Untuk penampakan melintang, ukuran minimalnya adalah 2,67 mm untuk ketebalannya, 312 mm untuk lebar, 83 mm untuk tebal lekukan, dan 240 mm untuk jari-jari lekukan.

Sedangkan untuk panjang lempengannya, minimal panjang lempengan total adalah 4,3 mm dengan panjang efektifnya  4 m.

2. Lengan Beam

Sedangkan untuk lengan beam atau lempengan besi, penampang melintang akan disesuaikan dengan ukuran beam itu sendiri. Dan penampang memanjang memiliki ukuran panjang total minimal 725 mm, panjang efektif minimal 540 mm, jari-jari lekukan dalam minimal 580 mm dan tebal lekukan minimal adalah 250 mm.

3. Tiang Penyangga atau Post

Tiang penyangga atau post merupakan sebuah tiang dengan bentuk letter U yang kuat dan kokoh serta memiliki ketebalan penampang mulai dari 4.5 mm sampai 6 mm dan fungsinya adalah supaya dapat menegakkan dan memperkuat berdirinya lempengan besi.

Untuk ukuran minimal lebar dari tiang penyangga adalah 180 mm, dengan ketebalan minimal 4,5 mm hingga 6 mm, minimal panjang total 1800 mm, serta minimal tiang efektif 655 mm di atas permukaan tanah.

4. Blocking atau Besi Pengikat

Blocking atau besi pengikat merupakan profil baja dengan bentuk letter U yang memiliki ketebalan minimal 6 mm pada penampang platnya, panjang minimal 300 mm, lebar minimal 180 mm, dan ketebalan blocking minimal 6 mm dengan fungsinya adalah untuk mengikatkan antar tiang penyangga dengan beam atau lempengan besi.

Mengenal Bahan-Bahan Guardrail

Selain itu, bahan-bahan guardrail juga harus diketahui sebelum mencari tempat jual guardrail Surabaya. Dimana bahan-bahan yang ada pada pagar batas pengaman adalah sebagai berikut:

  1. Beam dan post terbuat dari plat baja gelombang lapis seng pagar pengaman yang memiliki kualitas bahan terbaik dan wajib memenuhi syarat yang ada.
  2. Lengan lempengan besi atau sleeve beam memiliki bahan yang sama dengan beam atau lempengan besi.
  3. Ukuran baut yang akan digunakan untuk menyambungkan plat baja gelombang lapis seng juga harus memenuhi persyaratan yang berlaku.
  4. Bracket atau besi pengikat merupakan mur dan baut jenis payung dengan diameter 16 mm untuk lempengan besi, mur dan baut jenis payung dengan diameter 16 mm untuk bloking, mur hexagonal dengan diameter 16 mm dan baut untuk tiang serta besi pengikat yang fungsinya adalah untuk menyambungkan dan melekatkan beam ke tiang penyangga yang memiliki bahan sama dengan beam atau lempengan besi.
  5. Di bagian belakang beam dan terminal end akan dibubuhi gambar perlengkapan jalan dan tulisan sumber pendanaan serta tahun anggaran.
  6. Bahan-bahan yang akan digunakan pada pembuatan pagar pengaman harus lulus dari uji laboratorium terlebih dahulu dan menunjukkan sertifikat uji laboratorium dengan skala nasional maupun internasional.

Warna Guardrail

Ternyata, guardrail memiliki beberapa warna yakni pagar pengaman jalan seperti tiang penyangga, beam atau lempengan besi serta lengan lempengan besi akan tetap menggunakan warna asli.

Dan setiap beam atau lempengan pagar pengaman bahannya memiliki sifat reflektor atau memantulkan cahaya dan jenis engineering grade yang memiliki jarak sebesar 4 meter dan berada di tengah-tengah beam. Ketentuannya adalah warna putih ada di sebelah kanan arah jalan lalu lintas sedangkan merah akan digunakan untuk arus lalu lintas sebelah kiri.

Tahapan Pemasangan Guardrail

Nah, untuk pemasangan guardrail sendiri akan melalui 4 tahapan yakni:

1. Pemasangan tiang penyangga

  • Pembuatan lubang pondasi
  • Dipasang angkur di bagian tiang yang sudah tertanam
  • Melindungi tiang jika nanti turun
  • Tiang penyangga akan dipasang dengan posisi tegak lurus
  • Lubang dicor
  • Di pinggir pondasi ada tanah yang harus dipadatkan
  • Pemasangan tiang penyangga harus teliti dan cermat.

2. Pemasangan lempengan besi

  • Rentangkan lempengan besi antara 3 tiang dan luabng diletakkan di tempat penyambungan sesuai pemasangan.
  • 2 beam yang berdampingan diikat ke satu tiang dengan mur dan baut yang sesuai.
  • Jika kondisi menikung, lempengan besi yang digunakan adalah yang melengkung

3. Pemasangan Pengaman

Di kedua ujung guardrail dilekukkan hingga ke permukaan tanah dan diberi pengaman supaya pengguna jalan mendapatkan terjaga keselamatannya.

4. Pemeriksaan Akhir

Melakukan pemeriksaan akhir untuk mengetahui kekuatan tiang penyangga dan ketepatan penyambungan.

Jika sudah mengetahui banyak hal terkait guardrail atau pagar pengaman jalan, maka Anda akan lebih cerdas dalam membuat perencanaan dan pelaksanaan pun akan berjalan lancar.

Tempat jual guardrail berkualitas saat ini sudah banyak. Tapi yang berpengalaman dan ahli di bidangnya hanya kami jawabannya. Jika berminat, hubungi langsung di nomor : 0813-1092-9115